|
Shegi Caesario 0906613821 Ekstensi Periklanan ‘09 CONSUMER AS INDIVIDUAL (PERCEPTION, LEARNING, AND MEMORY) Pemasaran atau promosi sebuah produk sekarang ini tidak lagi hanya tentang isi atau inti dari produk tersebut, namun pemilihan konten-konten pendukung dalam promosinya merupakan hal yang sangat penting pula. Konten-konten pendukung tersebut berupa hal-hal yang dapat dengan mudah ditangkap oleh panca indera para konsumen, seperti bunyi-bunyi unik yang mudah dikenal, pemilihan warna yang dominan, pemakaian model yang memiliki fisik yang disukai banyak orang, dan masih banyak lagi. Hal-hal tersebut dapat dengan mudah menarik hati konsumen karena bisa menjadi ciri khas dari produk yang dipasarkan, sehingga bisa meningkatkan awareness konsumen, lebih menarik perhatian konsumen, dan sampai secara tidak langsung mempersuasi konsumen untuk mengkonsumsi produk tersebut. Dengan adanya keunikan dari pemasaran produk tersebut, maka ketika konsumen melihat ciri khas itu, konsumen akan langsung memiliki persepsi bahwa hal itu berhubungan dengan produk tertentu. Dengan demikian, konsumen akan selalu mengingat produk yang dipasarkan itu dan bisa memiliki loyalitas akan produk tersebut. ANALISIS KASUS : Bisa diambil contoh produk Sunlight. Sunlight sampai sekarang sudah terkenal sebagai produk sabun cuci piring. Produk yang diproduksi oleh Unilever ini sudah sangat dipercayai konsumen sebagai produk yang berkualitas, hal ini juga bisa dilihat bahwa Sunlight dibawahi oleh PT. Unilever Indonesia dimana produk-produknya sudah banyak dikonsumsi para konsumen. Selain itu, Sunlight juga memiliki promosi atau pemasaran yang menarik perhatian konsumen, baik dari kemasannya yang praktis, terdapat pula isi ulangnya, bahkan dari tagline-nya yang pasti masih diingat oleh konsumen Indonesia yang berbunyi “bersih bersinar Sunlight”. Selain itu, Sunlight juga terbilang merupakan sabun pencuci piring yang ekonomis, di sebagian besar iklannya, Sunlight selalu menekankan bahwa hanya dengan sedikit Sunlight, bisa mencuci sampai 100 piring. Dari hal itu, konsumen akan lebih tertarik karena lebih irit dan lebih praktis. Belum lagi sekarang sunlight memunculkan promosi baru, yaitu sabun cuci piring yang berbentuk gel. Promosi baru ini semakin menarik perhatian konsumen. Sebagai pelopor sabun cuci piring gel, dimana dengan berbentuk gel, maka pemakaian sabun tersebut untuk mencuci piring akan menjadi semakin irit, dengan demikian Sunlight semakin dipandang oleh para konsumen. Ditambah lagi iklannya di televisi yang menunjukkan adanya pembuktian keiritan Sunlight dan cara pemakaiannya yang mudah juga unik, yaitu ditunjukkan dengan meremas-remas sponge pencuci piring, dan dibuktikan, sabunnya benar-benar menjadi gel dan tidak cepat habis. Sehingga sampai sekarang Sunlight masih dipersepsikan sebagai sabun cuci piring yang berkualitas. Para konsumen pun lebih sering menyebut sabun cuci piring sebagai Sunlight, maka bisa dilihat bahwa Sunlight sudah sangat melekat di otak konsumen.
No one has commented on this article. |