|
Dalam memasarkan produk para pemasar harus mengerti apa yang dibutuhkan konsumen sebagai individu, hal ini sangat penting karena untuk memastikan apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Pendekatan tradisional dalam perilaku konsumen hanya fokus pada kekuatan dari produk untuk memenuhi kebutuhan rasionalnya saja, namun perlu di ingat kebutuhan lain seperti kesenangan merupakan sesuatu yang memegang peranan penting dalam motivasi konsumen untuk memutuskan pembelian. Motivasi merupakan keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai suatu tujuan. Motivasi yang ada dalam diri seseorang akan mewujudkan suatu tingkah laku yang diarahkan pada tujuan mencapai sasaran kepuasan. Konsep diri dari konsumen merupakan refleksi dari sikap mereka terhadap diri mereka sendiri. apakah sikap ini positif atau negatif, mereka sendiri yang akan memberikan keputusan pembelian. Konsep diri merupakan salah satu faktor intern yang ikut menentukan perilaku konsumen. Konsep diri dapat dipergunakan untuk menggambarkan hubungan antara konsep diri dengan image merek, image penjual dan tujuan periklanan. Setiap individu mempunyai konsep diri yang berlainan sehingga memungkinan pandangan yang berbeda terhadap usaha pemasaran. Analisis Kasus Vitacimin merupakan produk tablet hisap vitamin C dosis tinggi (500 mg) yang pertama kali diluncurkan di Indonesia pada bulan April tahun 1977. Merupakan pionir dari produk vitamin C tablet hisap, Vitacimin disukai dan mudah dikonsumsi karena menjadi seperti permen, berbentuk tablet hisap dan bukannya obat. Inilah yang menjadi dasar motivasi konsumen menghisap Vitacimin, karena Vitacimin mudah dihisap dan mengandung vitamin c yang mempunyai kemampuan yang luar biasa, dan vitamin c merupakan Master of Nutrient, bila kebutuhan optimal akan vitamin ini dipenuhi, banyak penyakit yang bisa dihindarkan, bahkan disembuhkan. Vitacimin sebagai merek yang pertama dalam kategori produk tablet hisap vitamin C500mg telah melaju sendirian tanpa pesaing yang berarti bertahun-tahun, sampai akhirnya disusul dengan peluncuran merek Vicee dan merek Xon-Ce. Merek pionir dipercaya sebagai merek yang mempunyai kualitas terbaik, paling berpengalaman, sebagai simbol status, dipercaya karena merupakan inovator, menjadi pemimpin pasar, dan menjadi dasar keputusan pembelian. Namun konsep diri yang negatif secara umum tentang merek pionir adalah bahwa merek pionir paling mahal, kuno, masih kasar (diperkenalkan ke pasar terlalu cepat), dan cepat tenggelam. Merek pengikut dipercaya sebagai merek yang lebih murah dan sudah lebih disempurnakan daripada merek pionir. Konsep diri negatif secara umum tentang merek pengikut adalah bahwa merek pengikut inferior, tidak bisa menjadi simbol status, tidak terkenal, dan penjiplak. Dalam Konsep Diri, status pionir sebuah merek dilihat melalui pengamatan konsumen sendiri. Jadi meskipun status pionir Vitacimin tidak diiklankan secara luas, masih ada beberapa konsumen tablet hisap vitamin C 500mg yang mengetahui bahwa Vitacimin adalah merek pionir dalam ketegori produk tablet hisap vitamin C 500mg. Hal ini yang menjadi dasar konsep diri yang positif dari seorang konsumen terhadap produk Vitacimin, sehingga konsumen memutuskan pembelian.
No one has commented on this article. |