|
11 TALES OF TRUE TYPESETTING PENGANTAR Dua hal penting mengenai bentuk-bentuk huruf adalah TrueTypeFonts dan PostScriptType 1 Fonts. Files jenis huruf ini mengandung informasi mengenai jenis huruf yang terlihat (screen font) dan jenis huruf yang tercetak (printer font) dimana apa yang terlihat tampilannya pada layar (on-screen) sama baiknya dengan hasil cetakan jenis-jenis karakter tersebut. Typesetting terlibat dalam penyisihan pada jenis huruf, ukuran, pelacakan (tracking), terkemuka (leading) dan kerning seperti halnya pada pengaturan paragraf. Baik komputer Mac dan Windows, keduanya menyediakan jenis huruf tertentu ini di lokasi di mana file tersebut disimpan dan diakses untuk kemudian digunakan. File jenis huruf yang digunakan dalam membangun sebuah dokumen harus disimpan di luar lokasi ini untuk memudahkan dalam pengelolaan jenis huruf ini. Kecelakaan dalam memilih jenis huruf adalah satu masalah terbesar yang diberikan pelanggan untuk berpindah ke perusahaan percetakan dan biro jasa. Tipe manajemen yang efektif yaitu dengan melibatkan penggunaan prosedur manajemen jenis huruf yang tepat dan memanfaatkan manajemen jenis huruf yang baik. Sebuah utilitas manajemen jenis huruf yang baik yaitu dengan menyediakan kemampuan untuk mengaktifkan dan menonaktifkan jenis huruf tersebut, membuat dan mengaturnya serta mengatasi masalah file jenis huruf ini. Sekarang ini jenis huruf TrueType dan PostScript tidak mudah digunakan untuk lintas platform karena memiliki rangkaian karakter huruf terbatas. Adapun teknologi jenis huruf yang baru seperti Open Type dan Unicode font harus memberikan yang lebih baik dalam hal penggunaan lintas platform dan lebih fleksibel serta lebih menyeluruh rangkaian karakternya. Typesetting bukanlah ketikan. Ada sejumlah cara untuk memformat jenis pedoman yang harus diikuti dalam rangka menciptakan jenis huruf yang diformat dengan benar, atau disebut dengan type. Style sheet harus digunakan untuk memformat jenis yang berulang dalam dokumen seperti judul, subjudul, dan tubuh. APA ITU FONT DAN TIPE-TIPENYA? Istilah jenis huruf dan font sering digunakan secara bergantian dan meskipun mereka saling terkait, mereka tidak sama Definisi sederhana dari font dan typeface adalah terbagi kedalam dua jenis yaitu tipe panas (hot) dan dingin (cold) dan masih tetap digunakan. Type didefinisikan kepada tiga bagian dasar yaitu keluarga typeface, gaya dan ukuran. Untuk lebih jelasnya, yang ada di bawah ini merupakan contoh dari Minion Reguler (atau Roman) ukuran 12. Jenis Minion ini, baik dengan gaya polos, regular ataupun Roman dan berukuran 12 point. Variasi bentuknya adalah: Minion Regular (Plain or Roman) 18 pts Minion Italic 18 pts Minion Bold 18 pts Minion SemiBold Italic 18 pts Keempat jenis font di atas diatur menjadi satu jenis yaitu StoneSerifMedium dan kesemuanya mempunyai ukuran yang sama yaitu 18 pt. Tapi gayanya berbeda yaitu Roman, Italic, Bold, dan Bolditalic. Selain itu, setiap baris diatur menjadi beberapa jenis. Jika kita mengubah ukurannya apakah kita akan mendapatkan jenis yang berbeda? TIPE KARAKTER Type adalah karakter yang kita buat dengan data yang terkandung dalam files jenis-jenis huruf. Type biasanya terbuat pada kalimat dan paragraf. Dalam keadaan menyesuaikan dengan ukuran dari type ini, kita secara rutin menyesuaikan spasi diantara garis ketikan (leading), spasi umum diantara beberapa kata dan karakter (tracking) dan spasi khusus diantara dua karakter (kerning). Kita juga mengontrol penempatan ketikan pada halaman dengan mengontrol baris dan spasi diantara paragraf. TIPE KARAKTER Jenis huruf: StoneSerif ITC (Roman/Plain) 60 pts LOKASI FILE JENIS HURUF 1. WINDOWS 2. MACINTOSH MENEMUKAN JENIS HURUF LOKASI JENIS HURUF Dalam Mac, jenis huruf adalah tempat di dalam suatu folder jenis huruf di dalam sistem folder. Dalam Windows biasanya ada dua lokasi folder jenis huruf yaitu 1) folder jenis huruf utama -berlabel Font, letaknya didalam folder Windows di C:Drive yang mengandung TrueTypeFonts dan 2) the ps font folder yang terdapat di tingkat pertama di dalam C:drive dimana lokasi untuk files jenis huruf PostScript. Files jenis huruf yang berada lokasi folder secara otomatis terbuat dari apa yang sudah tersedia untuk aplikasi lain yang juga diluncurkan tetapi files jenis huruf ini lebih sulit untuk mengaturnya. Saya lebih suka untuk menjaga semua dokumen yang dibangun berdasarkan file jenis huruf yang terletak di luar folder saya dan kemudian menghubungkan mereka secara tidak langsung melalui kegunaan jenis huruf seperti ATM Deluxe or Suitcase. Akses yang tidak langsung ini membawa saya secara cepat dan mudah untuk mengontrol huruf mana yang bisa digunakan atau “terbuka” dan mana yang tidak bias digunakan. Gambar 11.5 Mac Type 1 Fonts File jenis huruf tampilan (atas) akan diberi nama dengan menggunakan nama lengkap dan memiliki ukuran. Jenis huruf PostScript printer mempunyai nama yang disingkat tanpa ada ukurannya. Kedua file harus ada untuk menentukan karakter tersebut apakah hanya untuk dilihat dan dicetak STRUKTUR FILE JENIS HURUF PostScript versus TrueType Dua tipe penting dari bentuk-bentuk jenis huruf ini adalah jenis PostScript 1 dan jenis TrueType. Jenis huruf tipe pertama adalah yang dibuat berdasarkan dua files, yaitu jenis huruf tampilan dan jenis huruf cetakan. Jenis huruf tampilan memiliki resolusi rendah, ukuran yang sudah pasti, bitmapped files jenishuruf yang digunakan sudah terpampang dilayar komputer. Jenis huruf cetakan memiliki resolusi tinggi, ukurannya bias disesuaikan (scalable), outline atau file jenis huruf PostScript dihubungkan dengan karakter mesin pencetak. Jenis huruf TrueType terdiri dari file tersendiri dimana mengandung informasi kedua jenis huruf yaitu, jenis huruf tampilan dan jenis huruf cetakan. Walaupun jenis huruf TrueType lebih mudah untuk diatur karena mereka hanya memiliki satu file, jenis huruf PostScript type 1 lebih sering dipilih untuk dicetak dengan resolusi laser, pengaturan gambar dan pengaturan tempat karena RIP nya dimana proses jenis huruf selama proses mencetak berdasarkan kepada PostScript dan lebih lanjut lagi, jenis huruf ini lebih kompatibel dengan mengandung informasi mengenai PostScript in the Type 1 files. Gambar 11.1-11.7 menjelaskan lebih detail informasi mengenai pengenalan dan penempatan file jenis huruf PostScript Type 1 dan TrueType baik di dalam Mac maupun didalam Windows. Namun sayangnya, bentuk jenis huruf pada Mac dan Windows cukup berbeda dan untuk membuat perpindahan file jenis huruf lintas platform cukup sulit walaupun keduanya –Mac dan Windows- mempunyai dua jenis PostScript, yaitu .pfm dan .phb, jenis huruf pada Windows tidak bisa muncul pada Mac dan jenis huruf cetakannya juga tidak sama. Jenis huruf TrueType, walaupun lebih sederhana dengan bentuknya yang tersendiri, tidak siap menerjemahkan lintas platform dengan baik. Gambar 11.6 Windows Type 1 Fonts Jenis huruf Metrik files .pfm (atas) dan huruf kecil mempunyai nama-nama yang disingkat. Outline font PostScript (.PFB) memiliki nama-nama disingkat dan ditulis dengan huruf besar. Kedua file jenis huruf ini harus ada untuk mengetahui apakah karakter tersebut benar ketika ditampilkan dan ketika dicetak. Gambar 11.7TrueType Font Sebuah file jenis huruf TrueType berisi jenis huruf tampilan dan cetakan memiliki informasi dan diakui dengan bentuk triple "A" pada ikon di Macintosh dan dobel "T" di Windows. MultipleMaster Fonts Ada satu bentuk khusus dari PostScript type 1 yang dikenal sebagai jenis MultipleMaster. MultipleMaster mengandung dua atau lebih jenis huruf master dimana terdapat kemampuan untuk membuat versi atau bagian dari jenis huruf dengan menyesuaikan sumbunya seperti lebar, tinggi atau ukuran optik lainnnya. Dimana kontrol kreatif disediakan oleh jenis huruf MultipleMaster yang mengesankan, biro jasa output mencegah klien mereka untuk menggunakannya karena masalah output yang dapat timbul akibatn menggunakannya. Pastikan untuk berkonsultasi dengan biro penyedia layanan sebelum menggunakan dan mengirim jenis huruf MultipleMaster ini. ATM (Adobe Type Manager) Jika kamu menggunakan jenis huruf PostScript Type 1 di Macintosh ataupun Windows kamu harus mempunyai program yang digunakan oleh jenis huruf ini, yaitu ATM (Adobe Type Manager) yang diinstal kedalam sistem operasi komputermu. ATM mengandung jenis huruf dasar yang bisa dilihat dan di cetak dengan menggunakan informasi jenis huruf yang bias disesuaikan (scalable) yaitu PostScript yang tercetak untuk membuat lebih tampilan karakter di layer lebih nyata. Tanpa ATM, jenis hurf PostScript Type 1 tidak akan bisa diperlihatkan pada layar. Menamakan Jenis Huruf Skema penamaan jenis huruf yang telah berevolusi pada komputer adalah salah satu sistem penamaan yang paling kejam yang pernah dilakukan. Pada Mac, jenis huruf tampilan dan cetakan menggunakan format nama yang berbeda. Adobe Type 1 Screen font dinamakan dengan menggunakan nama penuh dan memiliki ukuran disampingnya, seperti Helvetica 12. Jenis huruf cetakan memiliki singkatan dengan namanya saja tanpa ukuran setelah namanya, seperti Helve adalah jenis huruf cetakan untuk jenis huruf tampilan Helvetica 12. Jenis huruf tampilan ditunjuk dengan ukuran karena mereka bitmapped dan karena itu menunjuk kepada ukuran tertentu. Jenis huruf cetakan tidak ditunjuk dengan ukuran karena mereka filenya lebih besar dan bisa disesuaikan. Jenis huruf TrueType tipe 1 yang memiliki kedua bentuk yaitu jenis huruf yang terlihat di layar dan yang tercetak data dalam satu file dan memiliki skema penamaan yang memanfaatkan karakteristik dari kedua jenis huruf tersebut. Jenis huruf TrueType memiliki nama yang penuh seperti halnya jenis huruf tampilan tetapi tidak mempunyai ukuran seperti halnya jenis huruf cetakan seperti Helvetica. TIP Langkah pertama adalah dengan mengelola file jenis huruf anda untuk sistem operasi file jenis huruf dari penciptaan dokumen file jenis hururf tersebut. Sistem operasi file-file jenis hururf tersebut harus disimpan dalam folder yang sudah ditentukan sehingga mereka akan selalu tersedia untuk digunakan oleh sistem operasi Anda sebagai persyaratan dasar, menu dan kotak dialog. Jenis hururf yang digunakan dalam penciptaan dokumen harus ditempatkan di luar sistem operasi, sehingga mereka dapat dikelola melalui penggunaan manajemen jenis huruf, jika Anda tidak mengisolasi penciptaan dokumen file jenis hururf Anda, Anda tidak akan dapat secara efektif mengatur dan mengurus file jenis hrurf Anda tersebut. Memanjakan Font Anda File Huruf: Masalah Nomor 1 Masalah nomor satu yang terkait dengan file pelanggan yang masuk secara virtual yang disebutkan oleh tiap biro layanan adalah font, atau font file yang lebih akurat. Pelanggan secara teratur mengirimkan dokumen mereka dengan beberapa masalah file font, di antaranya font yang hilang, salah, atau rusak. Alat yang paling ampuh untuk melawan masalah tersebut adalah praktik dan penggunaan pengelolaan font yang tepat. Di bawah ini adalah beberapa prosedur pengelolaan font yang efektif. Tips mengelola font Pisahkan sistem font file dari font file pembuatan dokumen. Pasang font file yang dibutuhkan oleh sistem operasi dalam sistem font folder yang default saja. Misalnya Mac: Chicago, Geneva, Monaco, (±Charcoal); Windows 95/98: minimal file MS Serif dan San Serif (.fon), Times New Roman, dan famili dari Courier, ditambah Wingdings dan Symbol. Windows 2000 menggunakan MS Sans Serif versi TTF serta Tahoma Regular dan Bold untuk user interface-nya daripada versi bitmap-nya (.fon). Semua font file yang akan digunakan dalam pembuatan dokumen harus diletakkan di luar font folder default dan dikelola dengan kegunaan pengelolaan font. Minimalisir jumlah font yang digunakan dalam dokumen. Di sisi teknisnya, makin banyak jumlah font yang ada di dokumen, makin lama waktu prosesnya. Sebuah pesan dengan font yang terlalu banyak akan menjadi rumit dan kacau. Pastikan mengirim font layar dan cetak untuk file Mac, serta huruf Metric (.pfm) dan font file outline (.pfb) untuk file Windows untuk semua huruf dalam dokumen. Font layar dapat disimpan dalam koper font layar untuk kemudahan transportasi dan akses yang cepat. Mudahkan koper kosong dalam font folder di hard drive untuk menyalin ke output disk. Hal ini akan memudahkan mengatur font layar ketika Anda mengirim font. Font layar dan cetak harus diletakkan di folder yang sama di hard drive dan ketika berpindah ke disk lain sehingga mereka akan terhubung secara otomatis satu sama lain untuk tampilan layar dan cetak. Akibat tidak konsistennya ketentuan penamaan di Mac dan penyingkatan nama di Windows, sering ada kebingungan anggota tipografi mana yang butuh dikirimkan dengan file dokumen. Kirimkan seluruh famili font (roman, italic, bold, dan bolditalic) jika ada pertanyaan mengenai anggota famili tipografi mana yang harus dikirimkan dengan file dokumen Anda. Jangan campurkan font Truetype dan Type 1 PostScript dalam dokumen yang sama. Menggunakan lebih dari satu font architecture setidaknya akan memperlambat proses pencetakan dan dapat mengakibatkan kegagalan RIPing. Hindari menggunakan font nama kota bitmap seperti New York dan Chicago, karena diciptakan untuk digunakan di tampilan monitor Mac dan pencetakan non-PostScript. Hindari juga menggunakan font spesifik pseudo-condensed laser printer seperti Helvetica Narrow. Tes font file secara rutin (mingguan) untuk menghindari font file yang hilang atau rusak. Satu font file yang rusak dapat menyebabkan sistem Anda rusak. Sebelum mencetak atau membuat file PostScript, cek dan hapus font yang beragam, karena font tambahan ini akan membuat file besar menjadi makin besar. Pastikan ketika Anda membuat file PostScript, semua font files yang digunakan dalam dokumen termasuk di dalam file PostScript. Ketika membuat file Acrobat PDF, pastikan semua font file yang digunakan dalam dokumen termasuk di dalam file PDF. Lihat Bab 16 untuk informasi lebih lanjut mengenai pembuatan file PDF. Tetapkan huruf sebanyak mungkin dalam program pencetakan induk (biasanya Quark, PageMaker Frame, atau InDesign) daripada aplikasi grafik seperti Illustrator, FreeHand, or CorelDraw. Jika Anda menetapkan huruf dalam aplikasi menggambar seperti FreeHand, Illustrator, atau CorelDraw, dan Anda bermaksud mengekspor dokumen ini sebagai grafik EPS yang akan ditempatkan dalam sebuah dokumen aplikasi layout halaman: 1. Minimalisir jumlah huruf yang Anda pasang, begitu juga dengan jumlah tipografi dan ragam yang Anda gunakan, dan 2. Jika memungkinkan, konversi huruf Anda ke grafik sebelum ekspor terakhir sebagai file EPS. Ingat bahwa small serif type mungkin tidak mengonversi ke outline dengan akurat. Catatan: jika Anda menguraikan karakter hurufAnda, pastikan Anda menyimpan file asli yang dapat disunting jika suatu saat ingin menyunting karakter. Untuk mempercepat pencetakan di sistem Anda sendiri, unduh nonresident font ke printer Anda sebelum sesi pencetakan ganda. Catat jenis atau produsen font yang digunakan dalam dokumen ketika akan dicetak. Contoh: Adobe, Bitstream, Font Haus, dll. Jangan beli font murahan. Hindari menggunakan font TrueType jika Anda mencetak imagesetter beresolusi tinggi. Ada beberapa hal yang tidak boleh dihemat dan font adalah salah satunya. Hindari tawaran font yang terlalu menggiurkan: 75 font seharga $50.00. Font murahan seperti ini dibuat seadanya dan tidak selalu tercetak baik di printer beresolusi tinggi. Tetap gunakan font Adobe Type 1 berkualitas tinggi untuk membantu meminimalisir masalah font selama pencetakan. Buat perangkat font yang sesuai dengan pekerjaan tertentu. Aktifkan font yang Anda butuhkan untuk pekerjaan yang sedang Anda lakukan. Hal ini akan mengurangi kemungkinan konflik font secara damatis. Gunakan utilitas koleksi font untuk mengumpulkan font file sebelum mencetak dokumen atau sebelum mengarsipkannya. Koleksi font file manual tidak menarik dan rawan kesalahan. Banyak aplikasi seperti FreeHand dan InDesign menawarkan utilitas koleksi font mereka sendiri. Atau Anda bisa menggunakan preflighting and file component collection capabilities of tools seperti FlightCheck dari Markzware. Utilitas Pengelolaan Font Jika kita memisahkan font file pembuatan dokumen kita dari sistem folder, font file ini akan tidak tersedia untuk digunakan dalam aplikasi. Supaya membuatnya dapat diakses oleh aplikasi, kita harus mengaksesnya secara tidak langsung melalui kegunaan utilitas pengelolaan font. Ketika menambahkan utilitas pengelolaan font ke sistem operasi kita meningkatkan kompleksitas sistem operasi kita, keuntungan dari font file yang terisolasi dan sebuah kegunaan untuk mengelolanya jauh lebih penting dari peningkatan ini dalam kompleksitas sistem. Utilitas pengelolaan font memperbolehkan kita mengatur font file secara cepat dan fleksibel. Pengelolaan font file yang tepat dengan utilitas bergantrng pada font file pembuatan dokumen yang diletakkan di luar folder sistem di font folder Mac atau Windows dan font folder PS di komputer Windows. Kegunaan Utilitas Font Di bawah ini adalah daftar beberapa kemampuan dasar yang diberikan oleh utilitas pengelolaan font yang baik · Identifikasi dan informasi font · Pengaturan font · Pembuatan perangkat font · Font file yang membuka dan menutup · Menguji dan memecahkan masalah font file · Mengumpulkan font file · Auto launching font (suspect activity in some utility) · Contoh cetak Skema Organisasi Font Pengelolaan dokumen yang baik dimulai dengan pengaturan font file yang baik pula. Font Anda dapat disusun dengan berbagai cara, termasuk: · Berdasarkan arsitekturnya: PostScript vs TrueType vs Open · Berdasarkan jenisnya: Serif, Sans Serif, Decorative, dll · Berdasarkan perusahaannnya: Adobe, Bitstream, Font House, dll · Berdasarkan kliennya: ABC Marketing, Acme Art, dll. · Berdasarkan pekerjaannya: laporan tahunan, katalog tigabulanan · Berdasarkan kegunaannya: font inti, internal corp, iklan, dll. Jika sudah disusun, font files tersebut akan mudah diakses melalui utilitas pengelolaan font. Identitas font Salah satu masalah yang membingungkan adalah font files bisa punya lima nama yang berbeda sebagai ciri mengidentifikasi. Karakter font files termasuk: nama menu, nama koper, nama font layar (.pfb), nama font printer (.pfm), nomor versi, nama PostScript, Kern checksum, nomor Fond, dan font Foundry. Kebingungan terhadap identitas font files oleh aplikasi, sistem operasi, dan bahkan operatornya, adalah masalah font paling sering ditemui dalam membuat, melihat, dan mencetak dokumen elektronik. Perangkat Font Alat utama di berbagai sistem pengelolaan font adalah pembuatan dan penggunaan perangkat font. Perangkat font adalah satu set font virtual yang diciptakan di dalam utilitas pengelolaan font. Ketika diaktifkan, perangkat font selalu terhubung dengan font file yang sama. Ketika digunakan dengan tepat, perangkat font mengurangi substitusi dan konflik font selama pembuatan dan pencetakan dokumen. Utilitas Font · ATM Deluxe: Alat pengelolaan font lintas platform · Master Juggler: khusus Mac · Font Reserve: khusus Mac, sedang dirancang versi Windowsnya · Suitcase: khusus Mac, tidak dilanjutkan · Fontographer: pembuatan dan konversi font lintas platform Masalah Font Lintas Platform Sayangnya arsitektur font Mac dan Windows cukup berbeda untuk mempersulit transfer font file lintas platform. Saat Windows dan Mac punya arsitektur PostScript dua font, font file Windows yaitu .pfm dan pfb tidak sebanding dengan font layar dan printer Mac. Bahkan satu arsitektur font dari Truetype tidak mudah ditransfer tanpa melalui langkah penerjemahan file. Aplikasi konversi font file seperti Macromedia Fontographer dapat digunakan untuk menerjemahkan font file antara Mac dan Windows. Hal tersebut memakan waktu. Ada solusi lain untuk memindahkan font files lintas platform. Di bawah ini adalah daftar solusi font lintas platform paling umum: · Penerjemahan font file, misalnya dengan Fontographer · Membeli font di kedua platform tersebut · Pembuatan file PostScript termasuk font file · Pembuatan file PDF termasuk font file Font Masa Depan Font OpenType dan Unicode Solusi terbaru mengenai masalah ketidakcocokan yang tidak dapat dipisahkan antara platform dan meningkatnya permintaan terhadap font yang multikultur, menjadi awal perkembangan arsitektur font baru yang dikenal sebagai Opentype. Font OpenType lintas platform dan mendukung data font TrueType dan PostScript dalam format tunggal. OpenType juga mendukung set karakter Unicode yang mendukung 65,356 karakter huruf dibanding standar 256 karakter yang didukung oleh standar ASCII dan digunakan oleh arsitektur font sebelumnya. Ketika OpenType belum dibuktikan dalam praktik dan belum banyak digunakan, ia patut diperhitungkan. Typesetting vs Typewriter Teknik dan kemampuan yang berbeda Dalam mengulas penataan huruf (typesetting), barangkali buku The Mac Is Not a Typewriter oleh Robin Williams merupakan buku terbaik yang pernah ditulis (sangat baik; karena buku ini tidak hanya ringkas dan jelas, tetapi juga mampu menjelaskan isinya secara mendalam). Buku karya Robin ini merupakan buku yang wajib dibaca oleh siapapun yang ingin mengatur pengetikan dan huruf-huruf pada komputernya dalam berbagai jenis. Tesis dasarnya menunjukkan bahwa typesetting dan typewriting memang berkaitan, namun memiliki cara kerja yang berbeda. Pada dasarnya, (pengetikan huruf) typewriting merupakan cara yang kasar dan tidak tepat dalam menempatkan teks di halaman. Sebaliknya, typesetting menyediakan alat-alat (tools) untuk mengontrol tampilan dan peletakkan huruf-huruf dalam halaman secara tepat dan elegan. Typesetting merupakan seni yang didukung oleh sejumlah keahlian. Saya sangat menganjurkan semua orang untuk memiliki, membaca, dan membaca ulang The Mac Is Not a Typewriter sesering mungkin. Setelah selesai, Anda akan diberikan beberapa pedoman dasar mengenai typesetting yang akan membantu Anda menghasilkan bentuk huruf yang lebih professional, sekaligus mengatur pola dan susunannya kembali. Beberapa pedoman dalam penataan huruf (typesetting) - Jangan menggunakan banyak spasi untuk mengatur peletakkan teks secara horizontal. Sebagai gantinya, gunakan tabulasi. Untuk komputer yang menggunakan bentuk huruf PostScript, masing-masing huruf memiliki ukuran dan ketebalan hurufnya sendiri-sendiri. Jenis ini bertentangan dengan huruf-huruf pada typewriter, yang monospasi, dimana semua hurufnya memiliki ukuran dan ketebalan yang sama. Menyejajarkan berbagai spasi dengan tombol spasi merupakan cara yang tidak tepat. Akan lebih tepat jika penempatan huruf diatur dengan tabulasi daripada menggunakan tombol spasi (space bar). Jangan menempatkan dua spasi di akhir baris; secara otomatis PostScript akan mengidentifikasi tanda bacanya dan meletakkan spasi tambahan di akhir baris. Aturan dasarnya, jika Anda memerlukan lebih dari satu spasi, aturlah dengan tabulasi. - Jangan menggunakan banyak paragraph returns untuk mengatur peletakkan teks secara tegak lurus. Sebagai gantinya, gunakan pengaturan format paragraf (paragraph format setting): Space Before dan Space After. Alasannya hampir sama dengan pembahasan mengenai tabulasi di atas. Jika menggunakan banyak paragraph returns, akurasi, fleksibilitas, dan editabilitas dalam paragraf tentunya akan terbatas. Sebaiknya Anda tidak memiliki lebih dari satu paragraph return. Jika Anda membutuhkan lebih dari satu paragraph return, perbaiki dengan paragraph formatting. - Jangan gunakan leading otomatis; tentukan nilai leading secara mutlak. Latihan ini akan menghilangkan masalah baris spasi yang tidak seimbang (leading) yang bisa dihasilkan dari penggunaan superscript, subscript, atau format superior sampai huruf individual dalam satu baris. - Pengaturan penempatan teks secara mendatar (horizontal) dan tegak lurus (vertikal) yang sesuai, khususnya melalui penggunaan style sheets, dibuat untuk memudahkan, mempercepat, serta menghasilkan proses penyusunan dan penyuntingan teks yang lebih akurat dan sesuai. - Hindari kesalahan type styling dengan membuat pilihan jenis huruf dari font dibandingkan style menu. - Gunakan style sheets untuk mengatur teks yang diulang-ulang - Gunakan jenis pengatur huruf (typesetter) secara tepat, yaitu ‘…’ dan “…” daripada ‘…’ dan “…”. Penataan huruf dengan gaya Mengatur susunan huruf paling baik dilakukan melalui style sheets. Style sheets memungkinkan Anda untuk menentukan serangkaian petunjuk penyusunan (formatting) yang dapat dimengerti secara tepat dan mudah, serta membuat sebuah pola (template) dari petunjuk-petunjuk ini yang dapat diterapkan dalam berbagai teks, baik baru maupun lama, yang telah dihasilkan. Penggunaan style sheets pada pola huruf yang tetap dan repetitif (seperti judul, subjudul dan body copy, dan running heads) disarankan hanya untuk beberapa contoh. Contoh-contoh dalam penggunaan style sheets dapat dilihat pada halaman ini. Gambar 11.16 menunjukkan daftar beberapa style sheets yang digunakan dalam buku ini dan menunjukkan lokasi style sheets dari teks yang disusun (formatted text) pada halaman ini. Anda dapat mencatat bahwa saya menggunakan style sheets dalam menyusun seluruh tulisan saya. Hal ini membantu saya dalam mengembangkan kecepatan dan konsistensi penataan huruf saya dan membuat setiap perubahan penyusunan teks menjadi cepat dan mudah. Setiap kali saya ingin menyunting susunan teks manapun, saya hanya perlu menyunting satu style sheet dibandingkan memilih dan menyusun kembali lusinan atau bahkan ratusan bagian teks secara manual. Baca Bab 13, “Document Construction” untuk mengetahui lebih rinci mengenai style sheets. Mengatur huruf dalam sketsa aplikasi Secara umum, Anda perlu menghindari pengaturan huruf yang berlebihan dalam sketsa aplikasi grafis seperti Illustrator, FreeHand, dan CorelDraw, khususnya jika Anda bermaksud mengekspor grafis ke dalam EPC untuk dicantumkan dalam aplikasi page layout. Sebagian besar elemen huruf yang akan menjadi bagian dalam arsip exported EPS sebaiknya dapat diubah ke dalam sketsa grafis (graphic outlines) untuk memudahkan peng-RIP-an arsip. Baca pembahasan dan petunjuk pengaturan berkas pada Bab 10, “RIPing Up Your Files” dan petunjuk khusus dalam mengubah huruf pada Bab 16, “Application-Specific Tips” setelah bagian gambar program. Baca juga Bab 20, “Managing the Mess,” untuk beberapa saran mengenai kapan dan bagaimana menghasilkan berkas EPS yang dapat dieksporkan (eksportabel). Gambar 11.14 Penyusunan Huruf yang Tepat Perhatikan metode yang tepat dalam pengontrolan huruf. Hal ini mencakup penggunaan tabulasi untuk mengontrol peletakkan teks secara horizontal, cara halus dalam menempatkan jeda baris, spasi single yang digunakan pada akhir kalimat, dan hanya meletakkan satu hard return di tengah-tengah paragraf. Gambar 11.15 Percakapan Style Sheet Ini merupakan kotak percakapan style sheet dasar dalam QuarkXPress. Hal serupa dapat ditemukan pada aplikasi lainnya seperti PageMaker. Perlu dicatat bahwa semua kontrol type formatting terdapat dalam satu lokasi. Karakteristik yang diatur dalam style sheet dapat diterapkan sebagai pola (template) untuk memformat setiap teks yang dihasilkan, baik baru maupun lama, secara otomatis. Gambar 11.16 Style Sheets Ini merupakan daftar dari beberapa style sheets yang digunakan dalam buku ini. Terdapat juga beberapa style sheets yang digunakan pada halaman ini. Mereka ditunjukkan melalui panah-panah. Penggunaan style sheets ini dapat membantu dalam memperbaiki kecepatan dan konsistensi penataan huruf (typesetting) Anda, serta mengembangkan editabilitas teks yang telah diatur sebelumnya. Seluruh teks subjudul dalam buku ini diformat menggunakan style sheet “Sub Head 2,” dengan beberapa kali klik pada tetikus. Rangkuman Jenis huruf TrueType dan PostScript Type 1 merupakan dua jenis arsitektur huruf yang sangat lazim. Berkas huruf (font files) mencakup layar dan informasi alat pencetak huruf (printer font). Ukuran, alur, leading, kerning, dan penyusunan paragraf diatur dengan menggunakan type characters. Komputer Mac dan Windows menyediakan lokasi default font. Berkas huruf yang digunakan dalam penyusunan dokumen sebaiknya diletakkan di luar lokasi default agar dapat memudahkan pengelolaan huruf (font management). Kecelakaan kecil dalam berkas huruf merupakan masalah terbesar dalam penyediaan berkas bagi perusahaan percetakan dan biro jasa. Pengelolaan huruf yang efektif mencakup prosedur dan kegunaan pengelolaan huruf yang sesuai. Huruf PostScript dan TrueType yang biasa digunakan tidaklah mudah digunakan dalam platform lainnya dan memiliki susunan huruf yang terbatas. Pertimbangkan juga pembuatan dan penggunaan arsip PDF saat Anda memperoleh dokumen lintas platform. Teknologi huruf baru seperti Open Type dan huruf Unicode seharusnya mendukung penggunaan platform lain yang lebih baik dan susunan huruf yang lebih fleksibel dan universal. Penataan huruf bukanlah typewriting. Ada banyak petunjuk yang ditetapkan dalam penyusunan huruf yang sebaiknya diterapkan agar dapat menghasilkan tulisan yang tersusun rapi dan dapat dibaca. Style sheets sebaiknya digunakan untuk menyusun huruf yang diulang-ulang dalam dokumen, seperti judul, subjudul, dan body copy. TIPS DIGITAL IMAGING PAULINE Tip Pauline 11.1 Pisahkan sistem berkas huruf dari konstruksi dokumen berkas huruf. Tempatkan konstruksi dokumen berkas huruf di luar sistem default folder huruf agar pengelolaan huruf lebih mudah dan efektif. Tip Pauline 11.2 Gunakan PostScript Type 1 dibandingkan huruf TrueType pada dokumen-dokumen yang akan dicetak dalam gambar PostScript (PostScript imaging device) resolusi tinggi, seperti imagesetter. Jika Anda menggunakan huruf TrueType, gunakanlah secara eksklusif; jangan menggabungkan TrueType dengan Type 1 dalam dokumen yang sama. Tip Pauline 11.3 Saat menggunakan berkas huruf PostScript 1, pastikan bahwa kedua berkas huruf yang dibutuhkan, layar dan mesin cetak (printer) berkas huruf pada Mac dan berkas huruf .pfb dan .pfm pada Windows, berada dalam folder yang sama, jadi informasi tulisan layar dan mesin cetak (printer) dapat digunakan bersama-sama. File Prep Tip 11.4 Pilih model typeface dari font menu dibandingan dari shortcut pada keyboard atau palet font style. Hal ini dapat mencegah kreasi huruf on-screen yang tidak ada. File Prep Tip 11.5 Hati-hati saat menambahkan huruf yang terlalu banyak pada dokumen Anda. Hal ini membutuhkan desain yang bagus dan teknis yang baik. Setiap huruf ini dapat meningkatkan kompleksitas dari dokumen Anda. File Prep Tip 11.6 Hindari pengubahan huruf (typefaces) yang lebih kecil dan jenis serif, karena bentuk huruf ini akan lebih sulit dihasilkan dan dipertahankan saat dicetak. File Prep Tip 11.7 Jangan mem-baseline-shift teks-teks berukuran besar; pindahkan seluruh text box atau area. Baseline-shift sebaiknya digunakan untuk menyesuaikan huruf atau kata-kata individual. File Prep Tip 11.8 Gunakan fasilitas pengelolaan huruf (font management) pada berkas huruf Anda setelah dipisahkan dari lokasi sistem huruf default. File Prep Tip 11.9 Ciptakan dan gunakan huruf virtual dalam mengontrol huruf-huruf yang aktif. Hal ini akan mencegah substitusi huruf dan kesalahan konflik. File Prep Tip 11.10 Tentukan nilai leading absolute daripada menggunakan autoleading. Autoleading dapat menghasilkan ketidaktepatan saat huruf-huruf individual ini baseline-shift, misalnya menggunkan superscrpt dan subscript. File Prep Tip 11.11 Komputer Anda bukanlah typewriter; namun merupakan alat-alat typesetting yang rumit. Jangan gunakan banyak spasi dan kembali untuk mengawasi penempatan huruf secara horizontal dan vertikal. Gunakan paragraph formatting dan tabulasi untuk menempatkan huruf. Baca buku Robin William, The Mac is Not A Typewriter. Menurut saya, hal ini merupakan pengantar terbaik dalam penulisan typesetting. File Prep Tip 11.12 Ambil huruf body copy ke jaringan baseline saat menggunakan halaman teks yang multikolom. Hal ini dapat menjaga baselines dari body copy Anda agar setiap kolomnya tetap konsisten. File Prep Tip 11.13 Gunakan style sheets untuk mengontrol formatting yang diulang terus menerus melalui dokumen. Style sheets menyediakan penyuntingan tipe formatting yang cepat dan akurat. Fitria Rahmadianti (0706282453) Gusti Ayu Made Maharani (0706282485) Ifnur Hikmah (0706282522) Lescha Mayseeta C (0706282453) Marissa Anugrah (0706282623) |